Lhokseumawe, 29 November 2024
Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe melalui Bidang APDAL & WASDAL menggulirkan program Sekolah Adiwiyata Tahun 2024. Kegiatan ini menyasar berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kota Lhokseumawe sebagai upaya strategis menciptakan budaya peduli lingkungan sejak dini.
Program Adiwiyata bukan sekadar perlombaan kebersihan sekolah, melainkan gerakan transformatif untuk mengubah perilaku warga sekolah agar lebih bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
- Membangun Generasi Penyelamat Lingkungan
Kepala Bidang APDAL & WASDAL, Linda Yani, S. Si menekankan bahwa sekolah adalah tempat persemaian paling efektif untuk melahirkan generasi yang peka terhadap krisis ekologi. Para siswa dipersiapkan menjadi "cikal bakal" penerus yang mampu menyelamatkan lingkungan di masa depan.
"Siswa bukan hanya objek pendidikan, tetapi mereka adalah calon agen perubahan (agents of change). Melalui program Adiwiyata, kita menanamkan nilai bahwa satu tindakan kecil seperti memilah sampah atau menanam pohon hari ini, adalah investasi untuk keselamatan lingkungan Lhokseumawe di masa depan," ujar Ketua Tim Pelaksana.
- Pilar Utama Gerakan Adiwiyata 2024
Dalam pelaksanaan tahun ini, tim DLH berfokus pada empat komponen utama yang harus diintegrasikan oleh sekolah:
- Kebijakan Berwawasan Lingkungan: Kurikulum sekolah yang menyelipkan pesan edukasi lingkungan.
- Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan: Kegiatan belajar mengajar yang aplikatif.
- Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif: Keterlibatan aktif siswa, guru, hingga wali murid.
- Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan: Penggunaan fasilitas sekolah yang hemat energi dan minim limbah.
- Menuju Lhokseumawe yang Lebih Hijau
Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Bidang APDAL & WASDAL, sekolah-sekolah di Lhokseumawe diharapkan tidak hanya mengejar predikat atau penghargaan semata. Target utamanya adalah melahirkan alumni-alumni sekolah yang memiliki karakter "hijau" dan mampu mempengaruhi lingkungan sosial mereka untuk hidup lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini akan terus dipantau secara berkala melalui monitoring dan evaluasi lapangan guna memastikan praktik ramah lingkungan terus berjalan secara konsisten di lingkungan sekolah.
Sumber Kegiatan : Bidang APDAL & WASDAL Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe
