LHOKSEUMAWE, 28 Januari 2026
Plt. Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Mudri Alisno, ST, menggelar Rapat Koordinasi strategis bersama seluruh Mandor Pengawasan di ruang rapat utama. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan fungsi kontrol lapangan demi mewujudkan visi Kota Lhokseumawe yang bersih, asri, dan terlindungi.
- Respons Cepat di Titik Rawan
Dalam arahannya, Mudri Alisno memberikan instruksi tegas kepada para mandor untuk lebih proaktif dalam memantau titik-titik area yang rawan penumpukan sampah atau pelanggaran lingkungan. Beliau menekankan pentingnya penindakan segera di lokasi-lokasi tersebut agar masalah tidak berlarut-larut.
"Mandor adalah mata dan telinga kita di lapangan. Saya minta tidak ada lagi pembiaran pada titik-titik rawan. Penindakan harus dilakukan seketika guna memastikan kenyamanan masyarakat dan keasrian kota tetap terjaga," tegas Mudri Alisno.
- Evaluasi Kinerja Pekerja Lapangan
Rapat tersebut juga menyoroti masalah kedisiplinan pekerja lapangan. Mudri Alisno menegaskan bahwa pihak dinas tidak akan menoleransi pekerja yang lalai atau tidak menjalankan tugas dengan sepenuh hati. Para mandor diminta melakukan pengawasan ketat terhadap kehadiran dan kualitas kerja para petugas di bawah tanggung jawab mereka.
"Kita bekerja untuk pelayanan publik. Jika ditemukan ada pekerja yang sengaja lalai atau bekerja setengah hati, mandor harus segera memberikan pembinaan atau melaporkannya untuk dievaluasi lebih lanjut," tambahnya.
- Himbauan Retribusi bagi Pelaku Usaha
Selain aspek teknis Penataan Lingkungan, agenda rapat juga menyentuh upaya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi sampah. Seluruh mandor diinstruksikan untuk terus menghimbau dan mengedukasi para pemilik usaha di wilayah Kota Lhokseumawe agar tetap disiplin dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi.
Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor usaha dalam mendukung pendanaan operasional pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dengan retribusi yang lancar, diharapkan fasilitas dan jangkauan pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe dapat semakin ditingkatkan.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan komitmen bersama dari para mandor untuk meningkatkan intensitas pengawasan demi wajah Kota Lhokseumawe yang lebih bersih dan profesional di masa mendatang.

Sumber Kegiatan : Bidang Penataan dan Penaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe
