Lhokseumawe, Jumat (14 November 2025) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe semakin serius dalam menciptakan generasi penerus yang sadar dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Program unggulan Pembinaan Sekolah Adiwiyata kini menyasar SMPN 12 Lhokseumawe sebagai langkah nyata untuk menanamkan kepedulian ekologis di kalangan pelajar.
Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah kota untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, hijau, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.
Fokus Utama: Edukasi dan Partisipasi Aktif Siswa
Acara yang dipimpin langsung oleh tim ahli dari DLH Kota Lhokseumawe ini berfokus pada:
- Menumbuhkan Kesadaran: Memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.
- Mendorong Partisipasi Aktif: Melibatkan seluruh siswa-siswi secara langsung dalam pengelolaan lingkungan sekolah.
- Menjaga Kebersihan dan Kelestarian: Praktik nyata dalam memilah sampah, menanam pohon, dan merawat fasilitas hijau di sekitar sekolah.
Lindayani, S.Si: "Adiwiyata Bukan Sekadar Lomba, Tapi Gaya Hidup"
Kepala Bidang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (APDAL dan WASDAL) DLH Kota Lhokseumawe, Linda Yani, S.Si, menekankan pentingnya program ini.
"Program Adiwiyata ini bukan sekadar mengejar status atau predikat lomba, namun lebih kepada pembentukan karakter dan gaya hidup peduli lingkungan yang harus melekat pada diri setiap siswa," ungkap Lindayani, S.Si. "Melalui kegiatan di SMPN 12 ini, kami berharap kesadaran tersebut dapat dibawa pulang ke rumah masing-masing dan menyebar ke seluruh masyarakat."
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Lhokseumawe untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar, sejalan dengan visi Kota Lhokseumawe yang Meugah.
