Lhokseumawe, 09 Juni 2026
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe menggelar rapat internal strategis untuk membahas Rencana Kerja Anggaran Perubahan (RKA-P) Tahun 2026 serta penyusunan usulan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Tahun 2027. Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Zulfikar Syarif, SE, M.S.M ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan/ Ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Selasa (09/6/2026).
Evaluasi Penyerapan Anggaran 2026
Dalam rapat tersebut, fokus utama pada pembahasan RKA-P 2026 adalah evaluasi terhadap program-program yang sedang berjalan. Dinas Lingkungan Hidup menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran untuk kegiatan operasional pembersihan kota dan pemeliharaan armada angkutan sampah.
Beberapa penyesuaian dilakukan untuk memastikan bahwa target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) tetap tercapai meskipun terdapat perubahan alokasi dana di tengah tahun anggaran. Pihak dinas berkomitmen agar pergeseran anggaran ini tidak mengganggu ritme pelayanan kebersihan masyarakat di lapangan.
Prioritas Program Tahun 2027
Memasuki pembahasan usulan RKA 2027, Dinas Lingkungan Hidup menetapkan beberapa prioritas utama yang sejalan dengan tantangan lingkungan perkotaan yang semakin kompleks. Usulan program tersebut meliputi:
- Modernisasi Pengelolaan Sampah: Pengembangan sistem manajemen sampah berbasis teknologi untuk mengurangi beban di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
- Perluasan dan Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH): Penataan kembali taman kota dan penanaman vegetasi untuk meningkatkan serapan emisi karbon.
- Penguatan Pengawasan Lingkungan: Peningkatan sarana laboratorium untuk pemantauan kualitas air dan udara secara berkala.
- Kampanye Lingkungan Berkelanjutan: Program edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah rumah tangga dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Komitmen Lingkungan yang Berkelanjutan
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Zulfikar Syarif, SE, M.S.M menegaskan bahwa usulan RKA 2027 disusun dengan pendekatan yang lebih proaktif dan adaptif terhadap perubahan iklim.
"Lingkungan merupakan modal utama kesejahteraan Kota. Oleh karena itu, dalam penyusunan anggaran 2027, kami mengusulkan program yang tidak hanya bersifat Rutinitas, tetapi juga bersifat Solutif terhadap Permasalahan Lingkungan jangka panjang di Kota Lhokseumawe," tegasnya.
Seluruh kepala bidang di lingkungan DLH diinstruksikan untuk menyempurnakan draf RKA 2027 berdasarkan data capaian kinerja tahun sebelumnya, agar setiap kegiatan yang direncanakan memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan berdampak luas bagi Ekosistem Kota.
Hasil dari rapat pembahasan ini akan segera difinalisasi dan diajukan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk ditinjau lebih lanjut dalam tahap Penganggaran Tingkat Kota.
Laporan ini disusun berdasarkan Kegiatan Internal Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe pada Selasa, 09 Juni 2026.
.jpg)


Dokumentasi Kegiatan
Instagram :
